Kelima Alasan Manchester United Wajib Pecat Jose Mourinho

Kelima Alasan Manchester United Wajib Pecat Jose Mourinho – Jose Mourinho bukanlah juru taktik yng kayak dulu lagi. Dirinya terkesan luluh lantah & depresi, & jadi kian cemas di bawah bayang2 Josep Guardiola.

Permainan United tampak Tak menakjubkan walau bisa menang. Hal-hal tersebut jelas begitu membosankan.

Keadaan di Old Trafford seperti pegunungan berapi yg dapat meledak kapan sj. Mereka udah ketinggalan di dalam perburuan trofi Premier League dr Manchester City serta permainan-permainan mereka mendapatkan beberapa kecaman.

Oleh sebab itu, Manchester United sudah sebaiknya memecat Jose Mourinho. & di bawah ini 5 alasan yng mampu dijadikan bahan bahan pemikiran sebagaimana diberitakan Sportskeeda.

Old Trafford Jadi Membosankan – Satu web alat sepakbola, Forza, pd bl 10 2017, menyebutkan venue yg cukup menghibur dgn menggabungkan faktor utama didalam partai seperti banyak skor, tendangan, sepakan penjuru & kartu merah yng muncul antar th 2013 serta 2017. Al hasil, Old Trafford ialah venue yg sangat membosankan di Premier League.

Ada sejumlah result draw yng membosankan pada Old Trafford kompetisi musim yg lalu. Malah kampanye musim ini, terkecuali di dalam sekian banyak laga, United tidak jadi kesebelasan yg menarik tuk dilihat.

Filosofi Mourinho yng memakai parkir bus usai membuat goal gak akan diterima dg ramah oleh suporternya di Old Trafford. Malahan, Forza memutuskan Etihad kepunyaan Manchester City menjadi area yg cukup menghibur didalam 4 thn terakhir.

Louis Van Gaal, akhir-akhir ini, mengkritik Mourinho sebab cara performanya yng membosankan & beberapa pengamat sepakbola serta pendukung yg tak suka dg permainan2 United.

Berpeluang Kehilangan Suporter ke City – Pernahkah Kalian bertanya-tanya apa alasannya Manchester United terbilang dijadikan sebagai kesebelasan paling yang tak ternilai harganya di dunia? Jawabannya simple; United punya satu dari sekian banyak basis pecinta termegah di dunia.

Kesebelasan dibawah Sir Alex menginspirasi anak-anak remaja. Dibawah Jose Mourinho, Kini kebalikannya & ketika United kesusahan masih menginspirasi pendukung remaja, Manchester City melaksanakan seakan-akan sama seperti yng dilaksanakan The Red Devils pd zaman lalu.

Team bimbingan Josep Guardiola dengan cara komprehensif membantai tim Mourinho didalam serta diluar gelanggang. Guardiola & Mourinho menukangi tim Manchester sewaktu berbarengan th kemarin. Usai Guardiola mengganti City jadi kekuatan di Eropa, Mourinho tak dapat membikin keajaiban yg mirip di Old Trafford.

Trik konsep bertahan Mourinho mengguncang prinsip-prinsip mendasar saat dinasti United dibangun.

Punggawa Muda Takut menuju ke MU Lantaran Mourinho – Saat sesosok pesepakbola remaja diberikan peluang buat pilih kira-kira Jose Mourinho atau Josep Guardiola, dirinya jelas bakal memutuskan Guardiola. Ketika superstar remaja seperti misalnya Raheem Sterling serta Leroy Sane menjadi pemain di Manchester City, super star remaja United spt Luke Shaw, Martial & Marcus Rashford menderita dibawah Mourinho sedangkan Fosu-Mensah serta Andreas Pereira ditransfer dengan status pinjaman menuju kesebelasan yang lain.

Konsep Mourinho yng kaku menghalangi punggawa remaja tuk menampilkan talenta mereka. Tidak cuma itu, Mourinho kadang mengecam mereka di depan publik saat ada pesepakbola yg bermain tidak bagus. Masalah ini banyak berlangsung dgn Henrikh Mkhitaryan, Smalling, & Luke Shaw.

Hasil Buruk Lawan Kesebelasan Raksasa – Manchester United sekedar memperoleh sebuah kemenangan tandang di Premier League vs saingan utama mereka usai Mourinho menangani thn yg lalu.

Di dalam 8 partai tandang menuju ke rumah Manchester City, Chelsea, Arsenal, Tottenham ataupun Liverpool, United cuma memenangkan pertandingan sekali serta sekedar memperoleh 6 angka dr kemungkinan 24 angka. Angka penuh United tersebut terjadi kala kontra Arsenal & di dalam laga ini, penguasaan bola United tidak lebih dari 33%.

Permainan-permainan Mourinho Nggak Atraktif – Pada saat Manchester United tengah selisih, Mourinho memainkan Marouane Fellaini jadi supersub. Satu dari sekian banyak Pilihan B yng dari dulu sudah kalian dengar sepanjang ini merupakan memasang cara direct football. Pesepakbola sayap bakal mengirim passing silang buat Marouane Fellaini & Romelu Lukaku dengan tujuan untuk disundul ke gawang, maupun dengan ada bola panjang dr Paul Pogba kearah Lukaku.

Cara itu bisa saja bakalan memberikan hasil, tetapi nggak mampu diandalkan. Mourinho wajib ingat sepakbola ialah permainan-permainan serta tak cuma ujian. Josep Guardiola malahan sedikit menyindirnya lantaran pernah mengambil, pendekatan sepakbola panjang selama partai penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published.