Ibrahimovic Sindir Guardiola Lagi: Manajer Paling Nggak Dewasa!

Ibrahimovic Sindir Guardiola Lagi: Manajer Paling Nggak Dewasa! – Zlatan menyindir Pep Guardiola sebagai juru tak-tik paling nggak dewasa yang sempat melatihnya, berdasar pengalaman yang dirinya peroleh di Blaugrana.

Mantan superstar timnas Swedia tersebut gabung raksasa asal Catalan dari Inter di musim 09/10, Usai berhasil memperoleh prestasi cemerlang pada masa 3 tahun di Serie A Italia.

Zlatan mengawali karirnya di Barca dengan bagus & mengakhiri musim pertama dengan mencatatkan 16 gol dari 29 pertandingan. tapi begitu, Zlatan mengaku jika dirinya kerap mengalami masalah dengan Guardiola.

“Aku menyarangkan banyak gol pada 6 bulan perdana & kami memperoleh 2 trofi Super. 6 bulan yang perfect. Usai itu, kami merubah taktik & sistem, itu nggak baik buat Aku, jadi tim meminta Aku menggelar pembicaraan dengan Guardiola,” katanya pada Sky Sports.

“Aku berkata kepada Guardiola jika dirinya perlu mengorbankan superstar lain untuk Messi. Dirinya berkata paham maksud Aku. Usai itu, dirinya malah mencadangkan Aku. & kami berdua nggak sempat saling ngomong semenjak kala itu.”

Zlatan kemudian melanjutkan: “Pada hari perdana Aku, dirinya menuturkan jika superstar Barca nggak datang berlatih dengan menggunakan Ferrari atau Porsche. Dirinya langsung memberikan nilai Aku dari penampilan bagian luar. Padahal anda nggak dapat melakukannya jika anda tidak begitu mengenal seseorang.”

“Aku nggak paham bagaimana dengan superstar lainnya, tapi Aku dengar Mandzukic & Eto’o mengalami hal yang sama. Dirinya bukanlah Manajer paling buruk Aku, tapi dirinya pastinya sosok paling nggak dewasa. Karena seorang lelaki dewasa bakal menyelesaikan problema mereka.”

Pasca Cedera, Ibra Sama Sekali Tak Istimewa

Pasca Cedera Ibra, Sama Sekali Tak Istimewa – Ibrahimovic tak main terlampau mempesona semenjak comeback dari cedera di Setan Merah, berdasarkan penuturan Paul Parker.

Setan Merah pilih membuatkan kontrak anyar selama satu tahun pada punggawa Swedia setelah yg bersangkutan sembuh dari cedera, yng membikin perjalanannya di kampanye 16/17 finish terlalu dini.

Dia tadinya diprediksi nggak bakal balik bertanding s.d Januari, tapi The Special One kemudian memasukkan pesepakbola 36 tahun didalam tim untuk pertandingan vs Newcastle pd tanggal 18 November.

Ibra lalu menjadikan 4 penampilan selanjutnya menjadi pengganti, tetapi dia tidak membikin gol & tak tampil bagus di derby Manchester minggu lalu.

“Ibrahimovic datang di laga kontra The Citizens serta sama sekali nggak memberikan kesan apapun. Ia tak betul-betul loncat, ia tumbang di dalam pertarungan udara, & juga saat mengendalikan bola,” ungkap mantan MU, Parker, pada ESPN.

“Aku merasa ketika ini pendukung Setan Merah nggak dengan begitu senang menyaksikan dirinya datang lagi bertanding, bila ia sungguh diinginkan dapat menggantikan Lukaku.”

“Ane bertanya-tanya apa dirinya benar2 prima. Dirinya tak sempat merumput di partai apapun sebelum luka-lukanya fit, hanya sekedar tuk mengetes kondisi tubuhnya. Seluruh orang sekarang sedikit skeptis tentang kondisi fisiknya.”

Setelah Ditaklukan The Citizens, MU Kobarkan Semangat Bangkit

Setelah Ditaklukan The Citizens, MU Kobarkan Semangat Bangkit – The Special One mengatakan jika Setan Merah bakal mendapatkan alasan ekstra tuk meraih kemenangan saat ditantang Bournemouth di Old Trafford malam nanti.

MU sekarang ketinggalan SEBELAS poin dr The Citizens di atas klasemen Liga Utama Inggris, setelah minggu kemarin dibuat menerima hasil negatif 1-2 dari team didikan Josep Guardiola di markas sendiri.

The Special One akhirnya menyatakan hal-hal ini bakalan jadi semangat yg mendorong semua pesepakbolanya buat mendapat 3 poin dari kesebelasan bimbingan Eddie Howe.

“Saat kamu tumbang, kalian kerap mempunyai kebutuhan lebih buat memperoleh angka penuh,” ungkapnya di Goal International.

“Tak ada yng mau luluh lantak satu kali ataupun 2 x; ane kira seluruh team di segala penjuru dunia merasai ini. Pada saat kamu tumbang, kalian mau memenangkan pertandingan di laga selanjutnya. Motivasi tersebut berdasar pada bagaimana saya pingin coba mendapat keunggulan di setiap kans.”

“Saat kalian menderita hasil buruk, kamu tak mau masalah yang serupa kembali terwujud di pertandingan selanjutnya. Saya luluh lantak dari Chelsea & kemudian pada ajang selanjutnya aku memiliki antusias ekstra buat meraih kemenangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.