5 Pemain Yang Gagal Bersinar Untuk Real Madrid

Real Madrid mempunyai histori sebagai klub yang bertabur bintang sejak dulu. Banyak sekali pemain hebat dari berbagai negara didatangkan untuk mengangkat ataupun mempertahankan prestasi Real Madrid

Beberapa diantaranya juga pernah menjadi pembelian paling mahal Real Madrid sedunia misalnya Luis Figo, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, dan yang paling terakhir Gareth Bale. Namun sama halnya dengan klub lain, Real Madrid juga kerap kali membuat kesalahan pembelian pemain sehingga merugikan klub.

Dibawah ini adalah nama-nama Website referensi pemain yang sudah dibeli dengan harga tinggi namun gagal bersinar untuk Real Madrid :

Danilo

Danilo diminati Real Madrid setelah Ia sukses menjadi pemain andalan dan juga pemain kunci untuk Porto. Bahkan saat itu Danilo diproyeksi sebagai pengganti atau pelapis yang tepat untuk Carvajal. Keyakinan ini membuat Real Madrid dengan rela menggelontorkan uang sebesar 32 juta Euro untuk menebus full back kebangasaan Brazil tersebut.

Dengan harga yang sedemikian tinggi untuk seorang bek kanan, tentunya publik Bernabeu memiliki ekspektasi tinggi akan penampilannya. Tapi seiring berjalannya waktu ternyata Danilo tidak bisa memanfaatkan kesempatannya sumber berita disini di Real Madrid. Performanya kian menurun hingga manajemen tim memutuskan untuk mencatatkan namanya ke daftar jual Real Madrid.

Dua musim berlalu Manchester City pun akhirnya datang untuk meminangnya dengan tebusan sebesar 30 juta Euro. Selama karirnya berseragam Real Madrid, Danilo mencetak 3 gol.

Nuri Sahin

Nuri Sahin memulai karir profesional bermain sepak bola saat dirinya masuk tim utama Dortmund pada usia 16 tahun. Berkat informasi asli dari website ini hal tersebut, Sahin mencatatkan rekor sebagai pemain termuda sepanjang masa yang melakukan debut profesional. Hingga usia ke 23 Sahin telah melakoni pertandingan bersama Dortmund hingga 100 laga.

Mendengar kabar tentang performa fantastis punggawa muda Dortmund ini, tim pemantau bakat Madrid langsung meluncur untuk melihatnya dari dekat. Alhasil Real Madrid pun sukses mendapatkan tanda tangannya dengan biaya sebesar 10 juta euro.

Penampilan apik Sahin kala berseragam kuning ternyata tidak bisa dibawanya sewaktu membela Real Madrid. Kemampuan asli Sahin tidak kunjung muncul dan Ia hanya memainkan 4 laga dalam semusim.

Kaka

Ini adalah pembelian fenomenal yang pernah dilakukan Real Madrid. Kaka sebelumnya adalah bintang AC Milan yang pernah membawa I Rossonerri meraih gelar Liga Champions Eropa. Kaka juga adalah peraih penghargaan Ballon d’Or sebelum era Cristiano Ronaldo dan Messi. Bintang lapangan tengah tersebut juga berpredikat sebagai pemain terbaik dunia pada tahun 2008.

Real Madrid yang kepincut dengan performanya rela melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Kaka. Akhirnya tahun 2009 Kaka berhasil kunjungi tautan ini didatangkan dengan biaya fantasti 65 juta euro dan juga sebagai pemain termahal kedua pada saat itu.

Penampilan Kaka sebenarnya tidak begitu buruk kala membela Real Madrid, hanya saja tidak begitu menawan jika dibandingkan ketika berseragam AC Milan. Beberapa musim selanjutnya menit bermain Kaka semakin kecil hingga membuat pemain ini tidak betah lagi di Bernabeu. Tahun 2013 adalah musim terakhir Kaka membela Los Blancos. Kaka pun kembali kepada mantan klubnya AC Milan secara gratis. Saat membela Real Madrid Kaka bermain sebanyak 85 partai dan mencetak 36 gol.

Royston Drenthe

Ketika berusia 19 th Royston Drenthe adalah pemuda yang enerjik dan Ia sudah bermain membela klub asal Belanda Feyernoord pada saat itu. Berkat visi bermainnya tersebut Drenthe menjadi salah satu aset berharga Feyenoord.

Tidak hanya publik fans Feyernoord yang kala itu menggilai penampilan Drenthe, pemantau bakat Real Madrid pun menangkap sinyal bahwa Drenthe adalah pemain muda berkualitas dengan prospek cerah untuk Real Madrid.

Pada tahun 2007 niat Real Madrid memboyonnya ke Bernabeu akhirnya kesampaian, dengan jumlah uang 15 juta pounds Drenthe berlabuh ke kota Madrid.

Awal debutnya Drenthe tidak mengecewakan dan mampu mengluarkan kualitasnya dan saat itu merupakan pesaing berat Marcelo website yang menulis lengkap dengan posisi serup. Namun seiring berjalannya waktu bukan semakin baik performa Drenthe malah cenderung menurun. Puncaknya adalah ketika kedatangan Jose Mourinho sebagai Pelatih Real Madrid, Drenthe sama sekali tidak masuk rencana Mourinho.

Drenthe bertanding sebanyak 46 kali untuk Real Madrid dalam 5 musimnya di Bernabeu dan hanya mencetak 2 gol.

Asier Illarramendi

Asier Illaramendi merupakan produk asli akademi muda Real Sociedad. Berposisi sebagai gelandang bertahan Ia berhasil menembus tim utama pada usia 21 tahun dan sejak saat itu Asier Illaramendi menjadi pemain yang tak tergantikan pada pos gelandang bertahan Real Sociedad.

Godaan mulai datang dari Real Madrid yang melihat ada potensi Asier Illaramendi yang baik, tak menunggu lama Los Blancos pun menggelontorkan 32,5 juta Euro untuk membajaknya ke Bernabeu.

Asier Illaramendi tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti saat membela Real Sociedad. Setelah 2 musim yang sulit Illara pun kembali ditebus klub kecilnya dengan biaya separuh harga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.